STAI DDI Kota Makassar, Bersiap Pengembangan Kelembagaan

STAI DDI Kota Makassar, Bersiap Pengembangan Kelembagaan
STAI DDI Kota Makassar (Koleksi Gowa Terkini)

Terkini.id, Gowa – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Kota Makassar sementara mempersiapkan pengembangan kelembagaan. Seiring dengan pelaksanaan Seminar Nasional Pendidikan Islam, dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu, 2 Mei 2020.

“STAI DDI Kota Makassar berharap adanya bantuan gedung, seiring dengan pertambahan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun,” tutur Muhammad Arsyam, dosen di STAI DDI Kota Makassar usai pelaksanaan seminar yang dilaksanakan

Berdiri sejak 2001, STAI DDI Kota Makassar sementara melakukan pembenahan dan perencanaan untuk re-akreditasi. Kriteria dan jumlah minimal untuk dosen setiap program studi sudah terpenuhi.

“Termasuk rekruitmen dosen-dosen muda. Sejak 6 April 2020 sudah terpenuhi syarat minimal 5 dosen untuk setiap program studi,” kata Arsyam.

Dari program studi yang ada sementara ini, dipastikan terakreditasi. Termasuk mengaktifkan kembali program studi Manajemen Dakwah. Juga, menambah program studi baru seperti Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan program studi Ekonomi Syariah.

Begitu pula STAI DDI Kota Makassar mendorong mahasiswa dan dosen untuk menghasilkan karya ilmiah sesuai standar untuk keperluan akreditasi.

Pelaksanaan Seminar Nasional, STAI DDI Kota Makassar bekerja sama dengan Pengurus Nasional Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.

STAI DDI Kota Makassar juga mempersiapkan penerimaan mahasiswa baru. “Selama ini, input mahasiswa merupakan mahasiswa yang sementara bekerja. Sehingga ke depan, mahasiswa bisa berasal dari lulusan sekolah menengah,” tegas Arsyam.

Ditegaskan bahwa pembiayaan SPP di STAI DDI Kota Makassar, sekitar Rp. 700.000 persemester. “STAI DDI merupakan instrumen melayani umat sehingga pembiayaan Pendidikan tidak boleh menjadi masalah untuk belajar,” kata Arsyam mengutip pesan-pesan para pendiri DDI.

“DDI merupakan organisasi yang berkembang dari Sulawesi Selatan. Sehingga ini akan menjadi daya dukung bagi provinsi Sulawesi Selatan,” pungkas Arsyam.

Berita lainnya

Forkompinda dan Jajaran Pemkab Gowa Saksikan Pelantikan Adnan-Kio Secara Virtual

Sebelum Pelantikan, Bupati Adnan Minta Restu ke Ibunda

Adnan-Kio Lanjutkan Periode Kedua Pimpin Gowa

Besok Resmi Jabat Bupati-Wakil Bupati Gowa, Adnan-Kio Ikuti Gladi Pelantikan Kepala Daerah

Langgar Perda Prokes Gowa, 12 Selebgram Kena Sanksi Administrasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar