DEMA FTK UIN Alauddin Makassar Kembali Lakukan Aksi Lanjutan Terkait Kekerasan Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah Kepada Ketua Lembaga Kemahasiswaan

DEMA FTK UIN Alauddin Makassar Kembali Lakukan Aksi Lanjutan Terkait Kekerasan Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah Kepada Ketua Lembaga Kemahasiswaan
Aksi bisu yang dilakukan oleh mahasiswa terkait kekerasan Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan keguruan UIN Alauddin Makassar kepada ketua lembaga kemahasiswaan FTK

Terkini.id,gowa – DewanEksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar melakukan Aksi bisu pada Selasa, 15 Desember 2020 di Bundaran Samata Kecamatan Sombaupu Kabupaten Gowa. Terkait “pelemparan bingkai keramik kepada ketua lembaga kemahasiswaan” dalam hal ini (Ketua DEMA FTK, sekjen DEMA FTK, dan ketua SEMA FTK). 

Aksi yang dilakukan oleh DEMA FTK adalah aksi lanjutan terkait dengan pengawalan kasus pelemparan yang dilakukan oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan kepada mahasiswa.

Ketua DEMA FTK Adil Imam selaku Jendral Lapangan, dalam jumpa pers mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh wakil dekan III fakultas tarbiyah dan keguruan adalah perilaku yang tak mencerminkan bahwa dia adalah seorang pemimpin maka dari itu saya mengutuk keras tindakan tersebut. Kami melakukan aksi bisu ini untuk mengabarkan kepada masyarakat bahwa hari ini UIN Alauddin Makassar khususnya Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sedang tidak baik baik saja.

“Selaku ketua DEMA FTK saya sangat kecewa terhadap perilaku yang tak sepantasnya dierlihatkan oleh seorang pimpinan kepada mahasiswanya, kasus ini akan terus kami kawal mengingat bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Wakil Dekan III sudah tidak mencerminkan lagi sikap seorang pimpinan. Kasus ini juga kami telah laporkan ke pihak yang berwajib dan kami sangat berharap hal seperti ini harus di tindak tegas agar tidak ada lagi kasus kasus serupa yang akan terjadi. Aksi hari ini dimana kami melakukan aksi bisu dan menyebarkan selebaran terkait dengan kronologi kejadian pelemparan yang dilakukan oleh Wakil Dekan III FTK kepada mahasiswanya. Dan tentunya ini bukan menjadi akhir tapi pengawalan terkait kasus ini akan terus kami lakukan sampai Wakil Dekan III FTK bisa diproses secara hukum oleh pihak yang berwajib terkait dengan tindakan kekerasan yang ia telah lakukan. Dan sejauh ini sudah ada beberapa rekan rekan mahasiswa yang juga ingin terlibat dalam gerakan ini sebagai sebuah bentuk solidaritas atas adanya kekerasan terhadap mahasiswa”. Tegas Adil (sapaan akrabnya) dalam wawancara 15 Desember 2020

Sementara itu Mirdat Wahyu Abdillah akrab disapa Ahok , mahasiswa fakultas tarbiyah dan keguruan mengatakan

” Alhamdulillah aksi yang kami lakukan mendapatkan respon positif dari masyarakat, banyak masyarakat yang juga mendukung apa yang kami sedang perjuangkan karna memang pada dasarnya apa yang telah dilakukan oleh Wakil Dekan III FTK adalah perilaku yang tidak etis, dan aksi ini akan terus kami perjuangkan sampai ke meja hijau, dan mengenai klarifikasi dari Wakil Dekan III dibeberapa media, itu semua adalah pembohongan publik, lagi lagi dia melakukan hal yang tidak pantas dengan mengajarkan kepada mahasiswanya untuk berbohong kepada publik, mengenai saksi atas  kejadian ini teman teman sudah siapkan tinggal menunggu perkembangan dari laporan yang telah kami bawa ke Polres Gowa”

Menurut pantauan reporter kami , Pada Aksi Bisu tadi massa aksi DEMA FTK melakukan dengan mengelilingi bundaran samata sambil memegang petaka.

Berita lainnya

Visitasi Akreditasi Institusi Secara Online Dilaksanakan STAI DDI Makassar

Cerita Seorang Mahasiwa Penjual Kopi Keliling Demi Membayar SPP

Ini Pesan Allahuyarham AGH Sanusi Baco untuk Mahasiswa

10 Orang Fasilitator Pamsimas Kabupaten Gowa Mengikuti Lokalatih Fasilitator 2021

Mahasiswa KKN DK Angkatan 65 UIN Alauddin Makassar Sukses Menggelar Kegiatan Festival Anak Sholeh

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar