DEMA FTK : Mendesak Kapolres Gowa untuk Mengusut Tuntas kasus Wakil Dekan III FTK UINAM

DEMA FTK : Mendesak Kapolres Gowa untuk Mengusut Tuntas kasus Wakil Dekan III FTK UINAM
Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN alauddin Makassar mendesak Kepolisian usut tuntas kasus pelemparan ketua Senat Mahasiswa FTK,

Terkini.id,gowa – Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa  (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar mendesak Kepolisian usut tuntas kasus pelemparan ketua Senat Mahasiswa FTK, Jum’at 01 Januari 2021.

Pria yang akrab di sapa Adil ini menuturkan bahwa pelemparan yang dilakukan oleh wakil dekan tiga Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin itu harus di selesaikan secepatnya oleh pihak kepolisian karena hal tersebut dinilai telah menciderai wajah pendidikan apalagi hal tersebut dilakukan oleh seorang pimpinan kepada mahasiswanya. 

“Tindakan tersebut sangat menciderai wajah pendidikan Indonesia dimana hal tersebut terlebih dilakukan oleh seorang pimpinan yang harusnya mengayomi mahasiswanya bukan malah memperlakukannya seperti itu”tuturnya. 

Kemudian selanjutnya ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian dalam hal ini Polres Gowa untuk secepatnya dapat menuntaskan kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia ini. 

“Saya juga mendesak pihak kepolisian yang menanganinya agar dapat segera dituntaskan sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku” jelasnya. 

Harapnya agar ini dapat menjadi pelajaran dan juga agar penegakan hukum di Indonesia tetap dapat berlangsung secara utuh dan transparan.

Berita lainnya

Visitasi Akreditasi Institusi Secara Online Dilaksanakan STAI DDI Makassar

Cerita Seorang Mahasiwa Penjual Kopi Keliling Demi Membayar SPP

Ini Pesan Allahuyarham AGH Sanusi Baco untuk Mahasiswa

10 Orang Fasilitator Pamsimas Kabupaten Gowa Mengikuti Lokalatih Fasilitator 2021

Mahasiswa KKN DK Angkatan 65 UIN Alauddin Makassar Sukses Menggelar Kegiatan Festival Anak Sholeh

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar