Ini Pesan Allahuyarham AGH Sanusi Baco untuk Mahasiswa

Allahuyarham AGH Sanusi Baco (Koleksi DPP IMMIM)
Allahuyarham AGH Sanusi Baco (Koleksi DPP IMMIM)

Terkini.id, Gowa – Dalam kesempatan menyambut tahun baru hijriah, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah & Keguruan UIN Alauddin Makassar mengadakan tablig akbar dengan pembicara AGH Dr (HC) Sanusi Baco, Lc., 20 Agustus 2020.

Tim kecil berkunjung ke rumahnya dengan peralatan kamera dan komputer untuk menyambungkan ke acara tablig akbar yang terselenggara melalui media daring.

Usai acara, masih berkesempatan untuk mengajukan beberapa pertanyaan. Salah satunya disampaikan dalam kalimat “apa pesan puang untuk mahasiswa?”.

Dalam obrolan itu, gurutta memberi pesan paling tidak dua hal yaitu amanah ilmiah dan amanah amaliah. Mahasiswa sebagai intelektual diberikan kesempatan untuk menuntut ilmu pengetahuan. 

Tidak semua alumni sekolah menengah memiliki kesempatan untuk menjadi mahasiswa. Begitu pula mahasiswa tidak semuanya sarjana. Sehingga dengan amanah ini, menjadi kewajiban bagi setiap mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya.

Kedua, jikalau amanah yang pertama tadi ada ruang lingkup waktunya sementara amanah amaliah tidak terbatas oleh waktu. Hanya soal umur saja yang membatasinya.

Olehnya, setelah sarjana wajib mengamalkan apa yang sudah diperoleh dari perguruan tinggi. Tanggung jawab untuk mengamalkan apa yang dikuasai sejatinya sejalan dengan amanah untuk mengamalkan ilmu yang dikuasai.

Tidak saja untuk dirinya, tetapi untuk kemaslahatan orang banyak. Paling tidak untuk kalangan keluarga.

Dilanjutkan lagi, bahwa seorang mahasiswa juga adalah murid. Olehnya, pada dosen yang menjadi gurunya tetap harus hormat. Tidak ada peluang sedikitpun untuk kurang ajar. Bahkan mengangkat suara keras sekalipun tidak dibolehkan.

Malam itu, kami pulang dari rumahnya di Jl. Kelapa Tiga, bukan saja merampungkan acara. Dimana ini juga menjadi acara terakhirdan juga perjumpaan beliau sembilan bulan yang lalu pada 1 Muharram.

4 Syawal allahuyarham menghembuskan nafas terakhir, sekaligus menyempurnakan tugas. Beliau sendiri dalam satu kesempatan menjelaskan bahwa wafat berarti sempurna. Orang yang wafat berarti sudah menyempurnakan tugasnya di dunia.

Salah satu keteladanan yang dapat dijadikan catatan bahwa konsistensi allahuyarham AGH Sanusi Baco dalam jalan dakwah. Pengabdiannya tidak terbatas, hanya dibatasi oleh usia semata. Alfatihah.

Ismail Suardi Wekke
Dosen Pascasarjana 
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong

Berita lainnya

Visitasi Akreditasi Institusi Secara Online Dilaksanakan STAI DDI Makassar

Cerita Seorang Mahasiwa Penjual Kopi Keliling Demi Membayar SPP

10 Orang Fasilitator Pamsimas Kabupaten Gowa Mengikuti Lokalatih Fasilitator 2021

Mahasiswa KKN DK Angkatan 65 UIN Alauddin Makassar Sukses Menggelar Kegiatan Festival Anak Sholeh

HMJ Pendidikan Matematika UIN Alauddin Makassar Sukses Menggelar Workshop

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar