Banyak Atlet Berprestasi, Ketua GBNN Sulsel Minta Gubernur dan Walikota Berikan Bonus Lebih Besar

Banyak Atlet Berprestasi, Ketua GBNN Sulsel Minta Gubernur dan Walikota Berikan Bonus Lebih Besar
Banyak Atlet Berprestasi, Ketua GBNN Sulsel Minta Gubernur dan Walikota Berikan Bonus Lebih Besar

Terkini.id, Gowa – Ketua Umum GBNN Sulsel, Andi Baso meminta Gubernur Bupati dan Walikota  untuk memberikan bonus lebih besar para atlet berprestasi. 

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel XVII (17) adalah multi event olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun.

Kabupaten Sinjai dan Bulukumba mendapatkan kepercayaan untuk menggelar pesta olahraga Akbar di Sulsel ini yang mempertandingkan 33 cabang olahraga (cabor), 20 cabor di Sinjai dan 13 cabor di Bulukumba.

“5.300 atlet datang di Kabupaten Sinjai untuk bertanding di ajang Porprov Sulsel Ke-17 tahun ini,” ucap Andi Baso saat pembukaan Porprov di Stadion H. Andi Bintang Sinjai, Sabtu 22 oktober 2022 malam.

Andi Baso juga berharap melalui Porprov ini, Gubernur, bupati, dan walikota agar menjaring dan memberikan bonus besar kepada atlet-atlet berbakat untuk bisa dilakukan pembinaan agar lebih berprestasi.

“Porprov ini menjadi momentum bagi Sulsel untuk meningkatkan prestasi para atlet-atlet kita. Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk kabupaten/kota masing-masing. Selanjutnya, berjuang untuk Sulsel di tingkat nasional dan internasional,” ucapnya.

“Ucapan terimakasih kepada Dispora dan KONI serta berbagai element yang telah melaksanakan dan membantu kesuksesan pekan olahraga provinsi ini,” pungkas Andi Baso yang juga warga Bulukumba.

Berita lainnya

Warga Meminta Pilkades Pattiro Sompe Khususnya Di TPS 5 Diulang

ASPEKSINDO Gelar Sosialisasi Program Kedaireka

GBNN Sulsel Yakin Makassar Dominasi Raihan Medali Emas di Porprov 2022

Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Maros Persiapkan Safari Ramadan 1443 H

UKM MPM STAI DDI Maros Sukses adakan MTQ, Dewan Pendidikan Maros Sampaikan Apresiasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar