HAR Wakil Ketua DPRD Gowa: Stabilitas Pemerintahan Harus Dijaga, Jangan Terpengaruh Spekulasi

HAR Wakil Ketua DPRD Gowa: Stabilitas Pemerintahan Harus Dijaga, Jangan Terpengaruh Spekulasi

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Hasrul menegaskan bahwa kepala daerah tetap harus dihormati sebagai simbol pemerintahan yang sah selama tidak ada putusan atau bukti yang menyatakan adanya pelanggaran.

Menurutnya, DPRD juga memiliki tanggung jawab menjaga marwah pemerintah daerah agar kepercayaan publik tetap terjaga.

“Kami juga berkewajiban menjaga marwah pemerintah daerah. Jangan sampai isu yang belum jelas justru merusak kepercayaan publik dan citra Kabupaten Gowa. Jika memang ada hal yang perlu diluruskan, tentu ada mekanisme yang tepat, termasuk hak klarifikasi dari yang bersangkutan,” jelasnya.

Ingatkan Nilai Siri’ na Pacce

Dalam perspektif budaya lokal Bugis-Makassar, Hasrul juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai siri’ na pacce sebagai kearifan lokal, namun tetap dengan pendekatan yang bijak dan proporsional.

Ia menegaskan bahwa nilai siri’ tidak boleh dijadikan dasar untuk menghakimi seseorang tanpa fakta yang jelas, melainkan menjadi pedoman untuk bertindak adil dan menjaga kehormatan bersama.

“Nilai siri’ harus kita jaga bersama, tetapi tidak boleh dijadikan dasar untuk menghakimi tanpa fakta. Justru nilai itu mengajarkan kita untuk bertindak adil, menjaga kehormatan, dan tidak menyebarkan hal yang belum pasti kebenarannya,” ungkapnya.

Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah

Di akhir pernyataannya, Hasrul mengajak semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana dengan spekulasi yang belum terbukti kebenarannya serta bersama-sama menjaga kondusivitas daerah.

“Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas daerah. DPRD akan tetap menjalankan fungsi sesuai koridor hukum, objektif, dan bertanggung jawab, demi kepentingan masyarakat Kabupaten Gowa,” tutupnya.