Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Bupati Gowa Kunjungi Keluarga Penerima Bedah Rumah

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Bupati Gowa Kunjungi Keluarga Penerima Bedah Rumah

Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Gowa — Pemerintah Kabupaten Gowa terus memperkuat upaya penanganan kemiskinan ekstrem melalui intervensi langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program bantuan sosial dan penanganan kemiskinan berjalan tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Bupati Gowa, Husniah Talenrang, meninjau langsung kondisi rumah milik Bapak Syarifuddin, salah satu penerima bantuan program bedah rumah hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional dan Dewan Masjid Indonesia di Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, Kamis (2/4).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gowa untuk memastikan bahwa setiap program intervensi sosial benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga miskin ekstrem yang membutuhkan perhatian dan penanganan prioritas dari pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa melihat langsung kondisi hunian yang sebelumnya tidak layak huni serta berdialog dengan keluarga penerima bantuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi dan kebutuhan dasar yang masih perlu mendapatkan intervensi pemerintah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Rumah layak huni menjadi fondasi penting bagi keluarga untuk hidup lebih sehat, aman, dan produktif,” ujar Husniah Talenrang.

Menurutnya, penanganan kemiskinan ekstrem tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor, kolaborasi berbagai pihak, serta keberlanjutan program agar perubahan yang dirasakan masyarakat dapat bertahan dalam jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa pendekatan penanganan kemiskinan harus berbasis data yang akurat serta dilakukan dengan pendekatan empati dan pendampingan berkelanjutan kepada keluarga penerima bantuan.

“Pendekatan kita harus berbasis data dan empati. Setiap keluarga memiliki kondisi yang berbeda, sehingga intervensinya harus disesuaikan agar tepat sasaran dan benar-benar membantu mereka keluar dari kemiskinan ekstrem,” lanjutnya.

Bupati Gowa juga mengajak seluruh elemen pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gowa.